Meta Model Deletion (penghapusan)

Meta Model Deletion (penghapusan)

Meta Model Deletion

Meta Model Deletion

Informasi atau kalimat yang di ucapkan tidak lengkap terjadi Penghapusan untuk pelaku, nama tempat, nama benda karena menganggap orang yang diajak berkomunikasi telah mengetahui maksud dari kalimat yang diungkapkannya.

Mengapa tidak diungkapkan ? Mengapa tidak disampaikan ?

Pembicara merasa bahwa Anda sebagai kawan berkomunikasi dianggap paham dan lebih dalam lagi karena faktor-faktor tertentu, malu atau hal sensitif atau tertalu berat untuk diungkapkan sehingga disimpannya.

Untuk mengungkapkan maksud dan arti kalimat yang disampaikan maka Anda sebagai pasangan berkomunikasi perlu mengali lebih dalam hingga ke ‘Deep Structurenya’. Dan dengan kesantunan, berkomunikasi, berbincang dengan lebih relaks akan mengalir.

Simple Deletion.

Menggunakan simple deletion, kita mengucapkan suatu kalimat dengan mengabaikan informasi mengenai seseorang, suatu benda/hal, atau keterkaitan antara keduanya.

contoh :

  • Pergi! [Siapa yang Anda suruh pergi, saya? Atau?]
  • Tolong! [Pertolongan seperti apa tepatnya? Apanya yang perlu pertolongan?]
  • Aku marah! [Marah sama saya? Marah seperti apa? Marah oleh sebab apa?]
  • Mau? [Apa bentuk tawaran Anda? Bila mau akan dapat apa?]
  • Tidak suka! [Tidak suka sama siapa? Tidak suka seperti apa?]
  • Dilarang! [Dilarang apa? Apa akibatnya?]
  • Rahasia! [Benarkah rahasia? Kalau sampai bocor? Seberapa rahasia? Siapa yang boleh tahu?]
  • Buka! [Pintunya? Caranya? Apanya? Bila dibuka akan terjadi apa?]

silahkan di perhatikan pola pola di atas bukankah kita sering melakukan pelanggaran ini ?

Dengan mengatakan secara lebih lengkap, kita bisa semakin mudah mengenali penyebab munculnya suatu state untuk kemudian mencari solusi yang tepat guna mengatasinya.

Meta Model Deletion

Comparative Deletion.

Di sini, kita membandingkan suatu hal dengan hal lain, tanpa menyebutkan secara jelas pembandingnya.

  • Aku gendut sekarang. [Dibandingkan dengan apa, kapan?]
  • Tidak ada yang sempurna? [Dibandingkan apa?]
  • Terlalu lama! [Apakah kemarin cepat? Dibandingkan apa?]
  • Pelan sekali! [Dibanding apa? Seberapa pelan?]
  • Mahal? Murah! Berat! Nakal! Jelek! Cakep! [Dibanding?]
  • Anda bisa mengerti, mengapa dia tidak? [Mengerti seperti apa? Dibandingkan siapa?]
  • Pikirkan lebih jauh dan matang! [Seberapa jauh? Jauh dibanding? Matang?]
  • Bukankah akan lebih baik bila dibicarakan. [Lebih baik dibanding apa?]
  • Dia lebih baik daripada saya. [Lebih baik dalam hal apa?]

tanpa menjelaskan secara detil pembandingnya, comparative deletion akan membuat kita menggeneralisasi state kepada hal-hal lain dan menjadikan pernyataan tersebut seolah tak terbantahkan.

Unspecified Noun or Verbs.

Pada ’pelanggaran’ model ini, kita mengucapkan sebuah kalimat yang tidak secara spesifik menunjuk suatu obyek atau kata kerja tertentu.

  • Buruk sekali. [Apakah pekerjaannya, hasilnya atau?]
  • Aku benci dia! [Apa yang telah dia lakukan?]
  • Tidak akan ada habisnya! [Bagaimana melakukannya?]
  • Tenang saja. Aku bisa melakukannya! [Melakukan seperti apa?]
  • Ini yang saya yakini. [Keyakinan seperti apa ya?]
  • Saya akan pertahankan ini semua? [Caranya? Bagaimana?]
  • Tidak bisa begitu saja! [Caranya? Apanya?]
  • Cara benar, hasil benar. [Cara bagaimana hasilnya bagimana?]

tentunya adan semakin memahami,kenapa kita perlu memahami Meta Model ini,kita perlu mencari tau maksud dari lawan bicara kita.

0 Shares
NLP Coach

Jaim Wong,CHt,CI.NLP,NCA,HRMNLP Seorang Praktisi dan Trainer yang telah banyak mendapatkan Manfaat dari NLP dan Ingin berbagi pengalaman dengan anda